Pesisir Jakarta Utara Banjir Rob, Pak Anies Mana Karung dan Pompanya?

Loading...
Loading...

Banjir rob kian melanda kawasan Muara Baru dan Kali Adem, Penjaringan, Jakarta Utara. Hari ini, Minggu (25/11), sudah terhitung 3 hari semenjak banjir itu datang. Namun hingga saat ini belum ada penanganan dari pihak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Banjir rob mulai menggenangi Pelabuhan Perikanan Nizam Rachman dan permukiman warga sejak Jumat (22/11). Menurut salah seorang warga, Taufan Susanto, 38, mengatakan, banjir yang dialaminya sudah ia rasakan selama beberapa hari. Sehingga dirinya tidak dapat beraktivitas seperti biasanya.

"Ini banjir rob, sudah sekitar 3 hari ini karena terang bulan. Tapi ini bisa naik sih. Aktivitas penjualan, bongkaran ikan terganggu. Aktivitas tidak bisa jalan," ujar Taufan.

Dirinya juga mengungkapkan, sampai saat ini belum ada satu pun bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, di antaranya terkait Pompa yang dijanjikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan pasokan air bersih yang sangat dibutuhkan warga.

"Di sini memang susah untuk air bersih, Mas. Boro-boro pompa air, ini saja sudah tiga hari air menggenang di sini belum ada penanganan dari Pemda," ungkap Taufan pada JawaPos.com Minggu (25/11).

Sementara di tempat yang berbeda, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menuturkan, untuk pengantisipasian bencana banjir, dirinya memastikan seluruh saluran air tidak ada hambatan.

"Saluran dipastikan tidak ada hambatan. Warga diminta mengecek lingkungan sekitarnya aman. Bila ada kotoran atau hambatan, laporkan. Nanti petugas pemprov akan bekerja," tutur Anies saat ditemui di kawasan Bundaran HI Minggu (25/11).

Terkait antisipasi banjir, pemprov sudah menyiapkan puluhan ribu karung berisikan pasir dan 450 lebih pompa air. Namun kenyataannya, di pesisir pantai kawasan Muara Baru dan Kali Adem, Penjaringan, Jakarta Utara, sudah 3 hari terendam banjir.

"Pompa. Ada 450 lebih pompa yang itu diaktifkan saat genangan terjadi di tempat yang lebih rendah, apakah itu underpass, atau di daerah yang secara umum permukaan tanahnya rendah," terang mantan Menteri Pendidikan itu.

Selain itu, Sudin Sumber Daya Air Jakarta Utara menyiapkan ribuan karung pasir untuk mengantisipasi tanggul bocor atau banjir rob di Jakarta Utara. Namun, hingga kini belum dikerahkan untuk mengantisipasi banjir. [jawapos]

Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel