Pemindahan Ibu Kota Didasari Wangsit, Ngabalin Balas Sindiran Fadli Zon

Loading...
Loading...

Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengkritik pengumuman pemindahan ibu kota Indonesia yang terkesan terburu-buru. Padahal, rencana memindahkan ibu kota dari DKI Jakarta ke Penajam Paser Utara (PPU) dan Kutai Kartanegara tidak pernah dibahas mendalam saat Pilpres 2019 lalu.

Wakil ketua umum Partai Gerindra itu pun menyindir Presiden Jokowi secara satire. Ia menyebut pengumuman pemindahan ibu kota didasari wangsit.

Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin tidak terima dengan sindiran itu. Ngabalin justru balik menyindir Fadli.

“Jadi kalau Fadli Zon bilang bahwa presiden mendapat wangsit, Fadli Zon yang baru bangun tidur,” sindirnya di Masjid Cut Meutia, Menteng, Jakarta, Jumat (30/8).

Ngabalin melanjutkan, seharusnya Fadli Zon sebagai pimpinan DPR RI dapat memahami bahwa Jokowi telah menyiapkan naskah akademik.

“Naskah akademik itu akan dibahas di pemerintah dan dikirim ke DPR. Di sana ente ngomong. Masak sih pimpinan DPR tidak mengerti,” tegasnya.

Lebih lanjut, politisi Golkar itu mengingatkan Fadli untuk tidak asal bercuap-cuap saat berbicara di depan publik.

“Nanti orang bisa mengukur kapasitas dan kapabilitasnya. Pimpinan loh, wakil ketua DPR. Sama itu dengan Fahri, dua-dua kelakuannya,” pungkas Ngabalin.

Sumber: https://pojoksatu.id/lipsus/2019/08/31/pemindahan-ibu-kota-didasari-wangsit-ngabalin-balas-sindiran-fadli-zon/

Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel