Professor Ini Minta Presiden Ganti Panglima TNI, Ini Kritiknya Untuk Hadi Tjahjanto

Loading...
Loading...

KETUA DPR Bambang Soesatyo, mengaku prihatin atas jatuhnya korban dalam aksi unjuk rasa di Deiyai, Papua pada (29/8/2019).

Sementara itu, Prof.Dr. Musni Umar, Rektor Universitas Ibnu Kaldun, berpendapat bahwa pokok permasalahannya terletak pada Kepemimpinan TNI, dalam hal ini adalah Panglima TNI selaku Pengguna Kekuatan.

Seharusnya, kata Musni Umar, Polisi sangat mengharapkan dapat bersandar kepada TNI dalam menghadapi separatis bersenjata di Papua.

Tetapi, ujar Musni Umar, ia menilai Panglima TNI sendiri memiliki keterbatasan pengalaman operasi, tidak mampu memperkuat aparat Kepolisian.

Bahkan, ujar Musni Umar, prajurit TNI sendiri menjadi korban Separatis Bersenjata.

“Panglima TNI tidak bisa bersikap tegas, jangan mengatakan kuatir disebut sebagai pelanggaran HAM, kita harus realistis, memang kepemimpinan Panglima TNI sendiri yang terkesan tidak terencana. Coba lihat, pendorongan logistik TNI dengan pengawalan ketat kok sampai bisa dibantai Separatis Bersenjata pimpinan Egianus Kogoya” papar Musni.

Hal itu, ujar Musni Umar, dia menilai karena dari awal Panglima TNI tidak memiliki kemampuan manajerial Operasi, tidak mampu dan tidak paham menumpas separatis bersenjata

Hal itu, kata Musni Umar, membuat ancaman menjadi meningkat dalam skala dan spektrum yang lebih luas.

“Sehingga sekarang, aparat keamanan menghadapi 2 bentuk ancaman di Papua, yakni ancaman Separatis Bersenjata (belum selesai), ditambah ancaman baru yakni kerusuhan massal yang sangat masif di Papua, Ini sangat berbahaya,” tambahnya.

Kalau berbicara aparat kepolisian, kata Musni Umar, memang tidak di desain untuk menghadapi ancaman bersenjata (kombatan), oleh karena itu perlu di perkuat TNI .

Sedangkan, kata Musni Umar, TNI sendiri di pimpin oleh Panglima TNI yang tidak menguasai manajemen Operasi, selaku Pengguna kekuatan.

Oleh karena nya, ujar Musni Umar, Presiden perlu segera menunjuk Panglima TNI yang memiliki sikap tegas, memiliki pengalaman operasi luas, yang mampu segera mengambil alih komando operasi di lapangan yang sudah terlanjur parah.

Menurut Musni Umar, Presiden tidak bisa membiarkan situasi kerusuhan ini semakin memburuk di tanah air.

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Professor Ini Minta Presiden Ganti Panglima TNI, Ini Kritiknya Untuk Hadi Tjahjanto,
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw

Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel