Sekda Bondowoso Jadi Tersangka Kasus Ancaman Kekerasan


Kabar mengejutkan terjadi di Bondowoso. Sekda Bondowoso Syaifullah jadi tersangka dalam perkara melakukan ancaman kekerasan melalui informasi dan atau dokumen elektronik.

Syaifullah disangka melakukan ancaman kekerasan terhadap Alun Taufana, yang saat itu menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bondowoso.

Kapolres Bondowoso AKBP Erick Frendriz saat dikonfirmasi detikcom membenarkan jika Syaifullah yang saat ini menjabat sebagai Sekda di Pemkab Bondowoso telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Iya, betul. Sudah jadi tersangka," ungkap Erick Frendriz, saat ditemui di Mapolres Bondowoso Jalan Veteran, Senin (15/6/2020).

Dibeberkan lebih lanjut, setelah sekda tersebut ditetapkan sebagai tersangka, pihaknya langsung melakukan pemeriksaan lebih intensif dan mendalam.

"Kami masih terus memperdalam serta mengembangkan penyidikan," tandas kapolres.

Data dihimpun di kepolisian, Syaifullah ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan laporan dari Alun Taufana, yang kini menjabat Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Bondowoso.

Dari laporan itu polisi kemudian menghimpun bukti penunjang, serta keterangan sejumlah saksi. Dinilai sudah punya bukti permulaan yang cukup, polisi akhirnya menetapkan Syaifullah sebagai tersangka.

Sebelumnya, Sekda Syaifullah tersandung kasus video berisi ucapan 'COVID-19 adalah opini' beredar luas, yang ternyata dilontarkan Sekda Bondowoso. Ia menyatakan bahwa COVID-19 tidak ada, melainkan hanya opini sebuah paradigma.

"Izinkan dalam kesempatan ini, COVID saya tinggalkan dulu. Bagi saya COVID ini adalah opini yang dibangun oleh sebuah paradigma," berikut suara dalam video yang diterima detikcom, Kamis (11/6).

Ucapan tersebut menuai tanggapan banyak pihak. Bupati Bondowoso Salwa Arifin menyampaikan, apa yang diucapkan sekda bersifat pribadi. Pihaknya mengaku tak pernah mendelegasikan Syaifullah, pada diskusi virtual yang kemudian menjadi buah bibir itu.

Sumber: DETIK
https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-5053687/sekda-bondowoso-jadi-tersangka-kasus-ancaman-kekerasan/2

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel